ANALISIS KONFIGURASI PENGOLAHAN GABAH PADA TINGKAT PENGGILINGAN PPK DI KABUPATEN BOGOR (STUD! KASUS DI KECAMATAN CIOMAS, CIBUNGBULANG DAN CIAMPEA)

Nazaruddin Nazaruddin

Abstract


This study was conducted to obtain data configuration patterns of rice milling at the Small Rice Milling Unit (PPK) level's and to analyze models of milling configuration (polishing) at the optimum level PPK milling rollers so as to produce the highest yield. This research is a survey research and comparison of results between polisher-husker machines milled rice used by the PPK at three different locations of subdistrict in Bogor. The sample taken is 3 Poktan or Gapoktan (farmer organization) manages the rice milling unit. The samples PPK conducted randomly from the number of poktan/gapoktan who have PPK with good machinery equipment. Based on Upsus Program (special crash program to increase rice production) data's team that total rice production in Bogor in 2015 was 497.798 tons with an average productivity of 63,68 ku/ha. That amount is produced by 1300 units of PPK. There are 84 units of PPK, at three districts of study site. Total paddy production per harvesting season at the three district is 23.517 tonnes of rice covered by 3.693 ha of wetland area. Average PPK can produce 280 tons/season. PPK milling recovery average of 55,71% yield so that, the production rate of 23.571 tons/season will produce 13.101 tons of hulled rice or 156 tonnes per PPK. Furthermore, if a converted mill productivity per season (on average surgery 4 months, 4 hours per day), then every month produced 39 tons of rice. The results of this study indicate that the PPK works under capacity. PPK configuration patterns generally are 2 husker and 1 polisher; and minimal treatment of pre-milled. This pattern produces a lot of broken rice (more 5%). Broken rice were allegedly caused by water content, a lot of dirt and machinery condition on average are older. The composition of rice milling machinery components (configuration) effect on the yield and quality of milling rice. 

 

Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan data pola konfigurasi penggilingan padi pada tingkat PPK dan menganalisis model konfigurasi penyosohan (polishing) optimum pada tingkat penggilingan PPK sehingga dapat menghasilkan rendemen giling yang paling tinggi. Penelitian ini berupa penelitian survey dan pembandingan hasil beras giling antar mesin penyosoh yang digunakan oleh PPK pada 3 lokasi yang berbeda. Sampel yang diambil adalah 3 kelompoktani (Poktan) atau gabungan kelompoktani (Gapoktan) yang mengelola penggilingan padi. Penentuan sampel PPK dilakukan secara acak dari jumlah poktan/gapoktan yang memiliki PPK dengan perangkat mesin yang baik. Berdasarkan data tim upsus total produksi padi di Kabupaten Bogor pada tahun 2015 adalah 497.798 ton dengan tingkat produktivitas rata-rata 63,68 ku/ha. Jumlah tersebut jika dilayani oleh PPK membutuhkan sekitar 1300 unit PPK. 3 kecamatan di lokasi penelitian terdapat 84 unit PPK. Jika melihat data lahan sawah serta produksi GKG per musim panennya untuk ketiga kecamatan tersebut totalnya adalah 3.693 ha dengan produksi padi 23.517 ton, maka rata-rata per PPK dapat menangani sekitar 280 ton / musim. Rendemen giling PPK rata-rata 55,71% sehingga dengan tingkat produksi 23.571 ton/musim akan dihasilkan beras sosoh sebesar 13.101 ton atau 156 ton/PPK. Selanjutnya jika dikonversi produktivitas penggi lingan per musim (rata-rata operasi 4 bulan, 4 jam per hari), maka setiap bulannya dihasilkan 39 ton beras. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi PPK tersebut tidak optimal atau kondisi unit penggilingan bekerja di bawah kapasitas terpasang. Pola konfigurasi PPK umumnya adalah 2 husker dan 1 polisher; dan minim perlakuan pra-giling. Pola ini menyebabkan banyak beras yang patah. Beras yang patah tersebut diduga disebabkan oleh kondisi gabah sebelum giling yang tidak seragam kadar airnya, banyak koto ran serta kondisi mesin yang rata-rata sudah tua. Susunan komponen mesin penggilingan padi (konfigurasi) berpengaruh terhadap rendemen serta kualitas beras giling


Keywords


PPK, konfigurasi, polisher, husker.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.