INTEREST OF BATAKNESE AND JAVANESE YOUTH IN AGRICULTURE IN BINJAI DISTRICT, LANGKAT REGENCY, NORTH SUMATRA PROVINCE

  • Annisah Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Dwi Febrimeli Politeknik Pembangunan Pertanian Medan
  • Mahmudah Politeknik Pembangunan Pertanian Medan
  • Rudi Hartono Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
Keywords: interest, youth bataknese, youth javanese

Abstract

The low interest of young people in the agricultural sector is increasing from year to year. It is because businesses in the agricultural industry are less profitable and not promising jobs. This research aims to determine the factors that affect the interests of tribe youth Batak and Java in agriculture and the difference of interest between youth tribe Batak dan Java. This research was conducted in the Binjai District of Langkat Regency. The data collection method is used by interviews and questionnaires tested for validity and reliability—the data analysis method uses multiple linear regression and tests. The result of the research indicates that there is a difference between the interest of young Batak and Javanese tribes in the field of agriculture. Partially, prestige and family environment have an inverse effect on the interest of your Batak in agriculture and factor social statute (3,246) positively influences the interest of the youth tribe of your java. The elements of prestige, family environment, education, experience, social environment, social statute, culture and technology contributed 52,7% to the interest of youth Batak. And 75,8% of factors prestige, family environment, education, experience, social environment, social statute, culture and technology influence the interest of Javanese.

References

Ahira A. 2012. Status Social Ekonomi Masyarakat.

Arimbawa IPE dan Rustariyuni SD. 2020. Respon Anak Petani Meneruskan Usaha Tani Keluarga di Kecamatan Abiansema. Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana. 7: (1558-1586).

Bi JY. 2014. Overview of Youth Engagement in Agriculture in China And Emerging Trends. CAPSA Palawija Newsletter. China. 31(1): 6-8.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2018. Survey Hasil Pertanian Hasil Sensus. Tahun 2018. Jakarta.

Dewi,S dan Jumrah. 2023. Persepsi dan Minat Generasi Milenial Terhadap Profesi Di Sektor Pertanian (Studi Kasus Di Desa Galung Lombok, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali). Jurnal Media Agribisnis. 7(1). 87-97

Dharmawan K.S dan Sunaryanto L.T. 2020. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap Pemuda Terhadap Pekerjaan di Bidang Pertanian di Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Jurnal Agrinesia. 4: 134-141.

Mahdi MI. 2022. Krisis Petani Muda di Negara Agraris. Dataindonesia.Id.

Mutolib A, Nuraini C dan Ruslan JA. 2016. Bagaimana Minat Pemuda terhadap Sektor Pertanian?: Sebuah Pendekatan Multi Kasus di Indonesia Journal of Extension and Development .4(2):126-134.

Nufalah A. 2021. Makna Waris Masyarakat Jawa dalam Regenerasi Petani (Studi Kasus Petani Desa Singgahan, Ponorogo). Jurnal Adat dan Budaya. 3(2):54-57.

Raharjo P. 2009. Sosiologi 2: untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Ridwan dan Sunarto, 2010. Pengangar Statistika. Bandung: Alfabeta.

Raharjo P. 2009. Sosiologi 2: untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Silalahi AD, Bukhori A, dan Gede S. 2013. Migrasi Suku Batak Toba Asal Tapanuli Utara (Sumatera Utara) Tahun 1965-1975 Ke Kelurahan Bandarjaya Timur Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah. Lampung.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tampi MF, Kaunang R, dan Lolowang TF. 2021. Persepsi Dan Minat Pemuda Terhadap Pekerjaan Sebagai Petanidi Desa Wuwuk Kecamatan Tarerankabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Agri-Sosio Ekonomi Unsrat. 5(17): 943-948.

Wahyuningsih, Junaidi HM, Matsum, dan Ulfah M. 2016. Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Kepribadian Wirausaha Terhadap Minat Berwirausaha Siswa Kelas XI SMKN Pontianak. Pontianak: UNTAN.

Published
2023-12-08
Section
Articles