MOTIVATION OF RICE FARMERS IN USING PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA AT SEKAYU DISTRICT, MUSI BANYUASIN REGENCY

  • Didik Supriyadi Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Arifin Tasrif Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Arif Nindyo Kisworo Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
Keywords: agricultural extension, agriculture information, lowland ricefield, motivation, plant growth promoting rhizobacteria

Abstract

One of the most common problems in agriculture today is the decline in soil fertility on agricultural land due to the excessive use of chemical fertilizers and pesticide residues and processing of land with agricultural machinery. This study was to determine the level of motivation for using PGPR in lowland rice cultivation, what factors influence the level of motivation, as well as developing a strategy for applying motivation using PGPR in lowland rice cultivation. This research was conducted from April to June in Sekayu District, Musi Banyuasin Regency. The method used is descriptive method and multiple linear regression. Respondents were taken as many as 97 people who were determined purposively (purposive sampling). The results show that the level of motivation is included in the high category. Factors that have a significant effect on farmer motivation are the age of the farmer, the role of extension workers, the availability of facilities and infrastructure, the availability of agricultural information. Based on the multiple linear regression analysis test, it was found that the most critical indicator of farmer motivation was the availability of facilities and infrastructure. From these results an agricultural extension strategy was providing counseling on making PGPR independently in farmer groups.

References

Ahemad, Munees, and Mulugeta K. 2014. ‘Mechanisms and Applications of Plant Growth Promoting Rhizobacteria: Current Perspective’. Journal of King Saud University – Science. 26 (1): 1– 20.

Andriati E, Setyorini E. 2012. Ketersediaan Sumber Informasi Teknologi Pertanian di Beberapa Kabupaten di Jawa. Jurnal Perpustakaan Pertanian. 21 (1), 30-35

Biro Pusat Statistik, 1996. Survei Susut Pasca Panen MT. 1994/1995 Kerjasama BPS, Ditjen Tanaman Pangan, Badan Pengendali Bimas, Bulog, Bappenas, IPB, dan Badan Litbang Pertanian.

Effendy L, Apriani Y. 2018. Motivasi Anggota Kelompok Tani dalam Peningkatan Fungsi Kelompok. Jurnal Ekonomi Pembangunan. 4(1). 10-24

Haryanto Y, Sumardjo, Amanah S, Tjitropranoto P. 2017. Efektivitas Peran Penyuluh Swadaya dalam Pemberdayaan Petani di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 20 (2) : 141-154.

Hidayat W, Kusnadi D, Ruwaida IP. 2016. Motivasi Petani dalam Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah di Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu. Jurnal Penyuluhan Pertanian. 11(1).

Insani R. 2020. Respon Petani dalam Pemanfaatan Limbah Organik Sayur sebagai Pupuk Kompos pada Komoditas Sayuran di Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat [Skripsi]. Bogor : Polbangtan Bogor.

Ismilaili, Purnianingsih, Asngari. 2015. Tingkat Adopsi Inovasi Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah di Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor. Jurnal Penyuluhan. 11 (1) : 49-59.

Jannah, M., R. Jannah, Fahrunsyah. 2022. Kajian Literatur : Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Mengurangi Pemakaian Pupuk Anorganik pada Tanaman Pertanian. Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab. 5 (1): 41-49.

Kiswanto dan F.Y. Adriyani. 2014. Optimalisasi Lahan Rawa dengan Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) untuk Meningkatkan Produktivitas Padi.

Kusumayana P. 2018. Pengaruh Motivasi terhadap Perilaku Kerja Petani Bawang Merah di Desa Nalui Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong. Ziraa’ah. 43 (1): 96-103.

Managanta A A. 2016. Motivasi dan Persepsi Petani Padi Terhadap Intensi Penggunaan Pupik Organik di Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Jurnal Agropet. 13 (2): 2-18

Maramba U. 2018. Pengaruh Karakteristik Terhadap Pendapatan Petani Jagung di Pekarangan dengan Komoditas Sayuran di Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Kabupaten Sumba Timur (Studi Kasus: Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur). Sumba Timur: Universitas Kristen Wira Wacana Sumba.

Novianti L, Harniati, Kusnadi D. 2020. Implementasi Teknologi True Shallot Seed (TSS) pada Petani Bawang Merah (Allium cepa L.) di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. Jurnal Inovasi Penelitian. 1 (3) : 599-612.

Pattimura SC. 2018. Peranan Strategi Pembelajaran Flipped Classroom terhadap Motivasi dan Hasil belajar Matematika Siswa di SMA Negeri 15 Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Tambusai. 2(4): 897-905.

Prabayanti H. 2010. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Biopestisida oleh Petani di Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar [Skripsi]. Surakarta : Universitas Negeri Sebelas Maret.

Putra M,Septiadi W. 2019. Motivasi Petani dalam Penerapan Pemupukan Berimbang pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensi Jacq) Belum Menghasilkan di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Polbangtan Medan.

Rahmasari, Sulistyowati D, Pradiana W. 2020. Difusi Indovasi Pembenah Tanah Asam Humat pada Komoditas Cabai Merah Keriting (Capsicum annum L.) di Desa Pinggir Sari Kecamatan Arja Sari Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmu Pertanian. 8 (2) : 231-240.

Rangkuti E R. 2021. Motivasi Petani Kentang (Solanum tuberosum L.) dalam Mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut [Skripsi]. Bogor : Polbangtan Bogor.

Rasyid R, Siswoyo, Azhar. 2020. Penggunaan Asam Humat Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Kangkung di Kecamatan Ciamis. Jurnal Inovasi Penelitian. 1 (3): 171-185.

Satriani, Effendy L, dan Muslihat EJ. 2013. Motivasi petani dalam penerapan teknologi PTT Padi Sawah (Oryza Sativa L.) di Desa Gunung Sari Provinsi Sulawesi Barat. Jurnal Penyuluhan Pertanian. 8(2): 86-93.

Slameto, Y. Pujiharti, dan Kiswanto. 2009. Evaluasi Sistem Perbenihan Padi Mendukung Produksi Padi pada Lahan Rawa di Provinsi Lampung. hlm. 530– 545.

Sorensen, J., Jensen, L. E., and Nybroe, O. 2001. Soil and Rhizosphere as Habitats for Pseudomonas Inoculants: New Knowledge on Distribution, Activity and Physiological State Derived from Micro-Scale and Single Cell Studies. Plant Soil.

Sundari A, Yusra AH, Nurliza. 2015. Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Usahatani di Kabupaten Pontianak. Jurnal Social Economic of Agriculture. 4(1): 26-33.

Suryana. 2016. Potensi dan peluang pengembangan usaha tani terpadu berbasis kawasan di lahan rawa. J. Litbang Pert. 35(2): 57–68.

Published
2023-11-28
Section
Articles